Observasi Spesies Keruing yang Terancam Punah di Bogor Forest Science Park (BoFoS Park)

Pada hari Minggu, 23 Maret 2025, tim SSRS Indonesia Biodiversity Hub yang beranggotakan Rahmat Asy’Ari, Muhammad Hisyam Fadhil, Nurah Anggraeni, (principal investigator), dan Usnil Khotimah (co-investigator), mengunjungi Bogor Forest Science Park (BoFos Park). Kunjungan ini dilakukan untuk mengobservasi beberapa spesies keruing yang ditanami, salah satunya Dipterocarpus retusus Blume atau umumnya disebut keruing gunung. Spesies ini tumbuh di hutan dataran rendah Cina, India, Indocina, Malaysia, dan Indonesia (Jawa dan Sunda Kecil). Pada pengamatan di lapangan kami menemukan pohon dengan tinggi >30 m dan DBH mencapai 3 m.

Suku Dipterocarpaceae umumnya dimanfaatkan kayunya sebagai bahan konstruksi, furnitur, venir dan lainnya, tidak terkecuali D. retusus. Walaupun bernilai ekonomis, kini kondisinya terancam akibat kegiatan antropogenik, pertanian ataupun pemanenan log kayu, sehingga pada tahun 2017 spesies ini dikategorikan ‘endangered’ (EN) berdasarkan IUCN RedList (Ly et al. 2017).

Observasi yang kami lakukan menunjukkan bahwa pada bulan Maret D. retusus dalam kondisi berbunga, tetapi banyak ditemukan bunga-bunga yang gugur (Gambar 1), dan kami tidak menemukan buah segarnya sama sekali. Sayangnya belum ada riset terkait fenologinya, apakah induksi pembungaan D. retusus disebabkan oleh kekeringan, intensitas cahaya, suhu, atau faktor klimatik lainnya? Hal tersebut masih belum bisa terjawab. Riset fenologi pada Dipterocarpus sangatlah penting mengingat distribusi serta kelestarian spesies ini sangat bergantung dari reproduksi generatifnya.

Gambar 1 Bunga dari D. retusus yang gugur

REFERENSI

Ly V, Nanthavong K, Pooma R, Luu HT, Nguyen HN, Vu VD, Hoang VS, Khou E, Newman MF. 2017. Dipterocarpus retususThe IUCN Red List of Threatened Species 2017: e.T32400A2817693. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T32400A2817693.en. Accessed on 25 March 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *